Meningitis terjadi ketika lapisan pelindung otak dan sumsum tulang belakang mengalami peradangan akibat infeksi. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, mulai dari bayi, anak-anak, hingga orang dewasa dan lansia.
Pada beberapa kasus, meningitis dapat berkembang dengan cepat dan menyebabkan gangguan kesehatan jangka panjang seperti gangguan pendengaran, gangguan saraf, hingga kematian apabila tidak mendapatkan penanganan yang tepat.
Beberapa gejala meningitis yang perlu diwaspadai antara lain:
* Demam tinggi
* Leher terasa kaku
* Sakit kepala berat
* Mual dan muntah
* Sensitif terhadap cahaya
Jika mengalami gejala-gejala tersebut, segera lakukan pemeriksaan medis untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Salah satu cara terbaik untuk mencegah meningitis adalah dengan melakukan vaksinasi. Vaksin meningitis membantu tubuh membentuk perlindungan terhadap bakteri penyebab meningitis sehingga risiko terkena penyakit dapat berkurang.
Vaksin meningitis juga menjadi salah satu persyaratan penting bagi jamaah haji dan umroh.
1. Vaksin Meningitis Konjugat
Rekomendasi pemberian vaksin:
* Usia 9–23 bulan:
2 dosis dengan jarak 3 bulan
* Usia ≥ 2 tahun:
1 dosis setiap 5 tahun

2. Vaksin Meningitis Polisakarida
Rekomendasi pemberian vaksin:
* Mulai usia 2 tahun hingga lansia:
1 dosis setiap 3 tahun
* Jamaah haji dan umroh:
Disarankan vaksin minimal 10 hari sebelum keberangkatan
Meningitis bukan penyakit yang bisa dianggap sepele. Dengan vaksinasi yang tepat, risiko infeksi dapat dicegah sejak dini. Pastikan diri dan keluarga mendapatkan perlindungan terbaik melalui vaksin meningitis sesuai usia dan kebutuhan.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai vaksinasi meningitis, konsultasikan dengan tenaga kesehatan terpercaya di Klinik Pratama UES Medika.